Info Kapal

Ridwan Garcia blog

GEMPA BUMI

Indonesia sedang bersedih terus sepertinya, tak henti henti bencana alam di negara kita dari kasus lapindo gunung merapi sampai tsunami dan sekarang datang lagi sang bencana hingga mengorbankan banyak nyawa. tak terhitung sudah korban korban yg tertimpa musiba dari bencana alam, sedih dan mengharukan coba bayangkan jika keluarga kita yg terkena musiba bagai mana perasaan kita. apalagi para pelaut yg sedang berlayar di luar negeri dan terikat dgn kontrak. mungkin bagi perwira mudah kapan waktu bisa berhenti, karena punya certificate yg di banggakannya, tapi  bayangkan  jika terjadi sama anak buah kapal. dan saat itu mereka sedang berlayar sehingga tak ada hubungan komunikasi. setelah dua minggu sampai pelabuhan persinggahan  baru dia mendapatkan kabar.. howwww betapa memilukan peristiwa bencana yg terjadi sepanjang tahun….ada apa dengan dunia ini!!!! lebih baik kita cari tahu apa si gempa bumi ini?

Baca lebih lanjut

September 11, 2009 Posted by | CUACA | | Tinggalkan komentar

Demam berdarah

Demam berdarah (DB) atau demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit febril akut yang ditemukan di daerah tropis, dengan penyebaran geografis yang mirip dengan malaria. Penyakit ini disebabkan oleh salah satu dari empat serotipe virus dari genus Flavivirus, famili Flaviviridae. Setiap serotipe cukup berbeda sehingga tidak ada proteksi-silang dan wabah yang disebabkan beberapa serotipe (hiperendemisitas) dapat terjadi. Demam berdarah disebarkan kepada manusia oleh nyamuk Aedes aegypti.

Tanda dan gejala
Virus DenguePenyakit ini ditunjukkan melalui munculnya demam secara tiba-tiba, disertai sakit kepala berat, sakit pada sendi dan otot (myalgia dan arthralgia) dan ruam; ruam demam berdarah mempunyai ciri-ciri merah terang, petekial dan biasanya mucul dulu pada bagian bawah badan – pada beberapa pasien, ia menyebar hingga menyelimuti hampir seluruh tubuh. Selain itu, radang perut bisa juga muncul dengan kombinasi sakit di perut, rasa mual, muntah-muntah atau diare, pilek ringan disertai batuk-batuk. Kondisi waspada ini perlu disikapi dengan pengetahuan yang luas oleh penderita maupun keluarga yang harus segera konsultasi ke Dokter apabila pasien/penderita mengalami demam tinggi 3 hari berturut-turut. Banyak penderita atau keluarga penderita mengalami kondisi fatal karena menganggap ringan gejala-gejala tersebut.
Demam berdarah umumnya lamanya sekitar enam atau tujuh hari dengan puncak demam yang lebih kecil terjadi pada akhir masa demam. Secara klinis, jumlah platelet akan jatuh hingga pasien dianggap afebril.

Sesudah masa tunas / inkubasi selama 3 – 15 hari orang yang tertular dapat mengalami / menderita penyakit ini dalam salah satu dari 4 bentuk berikut ini :
1.Bentuk abortif, penderita tidak merasakan suatu gejala apapun.
2.Dengue klasik, penderita mengalami demam tinggi selama 4 – 7 hari, nyeri-nyeri pada tulang, diikuti dengan munculnya bintik-bintik atau bercak-bercak perdarahan di bawah kulit.

3.Dengue Haemorrhagic Fever (Demam berdarah dengue/DBD) gejalanya sama dengan dengue klasik ditambah dengan perdarahan dari hidung (epistaksis/mimisan), mulut, dubur dsb.
4.Dengue Syok Sindrom, gejalanya sama dengan DBD ditambah dengan syok / presyok. Bentuk ini sering berujung pada kematian.

Karena seringnya terjadi perdarahan dan syok maka pada penyakit ini angka kematiannya cukup tinggi, oleh karena itu setiap Penderita yang diduga menderita Penyakit Demam Berdarah dalam tingkat yang manapun harus segera dibawa ke dokter atau Rumah Sakit, mengingat sewaktu-waktu dapat mengalami syok / kematian.
Penyebab demam berdarah menunjukkan demam yang lebih tinggi, pendarahan, trombositopenia dan hemokonsentrasi. Sejumlah kasus kecil bisa menyebabkan sindrom shock dengue yang mempunyai tingkat kematian tinggi

Diagnosis

Diagnosis demam berdarah biasa dilakukan secara klinis. Biasanya yang terjadi adalah demam tanpa adanya sumber infeksi, ruam petekial dengan trombositopenia dan leukopenia relatif.
Serologi dan reaksi berantai polimerase tersedia untuk memastikan diagnosa demam berdarah jika terindikasi secara klinis.
Mendiagnosis demam berdarah secara dini dapat mengurangi risiko kematian daripada menunggu akut

Pencegahan

Tidak ada vaksin yang tersedia secara komersial untuk penyakit demam berdarah.
Pencegahan utama demam berdarah terletak pada menghapuskan atau mengurangi vektor nyamuk demam berdarah. Insiatif untuk menghapus kolam-kolam air yang tidak berguna (misalnya di pot bunga) telah terbukti berguna untuk mengontrol penyakit yang disebabkan nyamuk, menguras bak mandi setiap seminggu sekali, dan membuang hal – hal yang dapat mengakibatkan sarang nyamuk demam berdarah Aedes Aegypti.

Hal-hal yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan agar terhindar dari penyakit demam berdarah, sebagai berikut:
1.Melakukan kebiasaan baik, seperti makan makanan bergizi, rutin olahraga, dan istirahat yang cukup;

2. Memasuki masa pancaroba, perhatikan kebersihan lingkungan tempat tinggal dan melakukan 3M, yaitu menguras bak mandi, menutup wadah yang dapat menampung air, dan mengubur barang-barang bekas yang dapat menjadi sarang perkembangan jentik-jentik nyamuk, meski pun dalam hal mengubur barang-barang bekas tidak baik, karena dapat menyebabkan polusi tanah. Akan lebih baik bila barang-barang bekas tersebut didaur-ulang;
3.Fogging atau pengasapan hanya akan mematikan nyamuk dewasa, sedangkan bubuk abate akan mematikan jentik pada air. Keduanya harus dilakukan untuk memutuskan rantai perkembangbiakan nyamuk;
4.Segera berikan obat penurun panas untuk demam apabila penderita mengalami demam atau panas tinggi;
Jika terlihat tanda-tanda syok, segera bawa penderita ke rumah sakit.

Pengobatan

Bagian terpenting dari pengobatannya adalah terapi suportif. Sang pasien disarankan untuk menjaga penyerapan makanan, terutama dalam bentuk cairan. Jika hal itu tidak dapat dilakukan, penambahan dengan cairan intravena mungkin diperlukan untuk mencegah dehidrasi dan hemokonsentrasi yang berlebihan. Transfusi platelet dilakukan jika jumlah platelet menurun drastis.
Pengobatan alternatif yang umum dikenal adalah dengan meminum jus jambu biji bangkok, namun khasiatnya belum pernah dibuktikan secara medik, akan tetapi jambu biji kenyataannya dapat mengembalikan cairan intravena. Meskipun demikian kombinasi antara manajemen yang dilakukan secara medik dan alternatif harus tetap dipertimbangkan

Epidemiologi

Wabah pertama terjadi pada tahun 1780-an secara bersamaan di Asia, Afrika, dan Amerika Utara. Penyakit ini kemudian dikenali dan dinamai pada 1779. Wabah besar global dimulai di Asia Tenggara pada 1950-an dan hingga 1975 demam berdarah ini telah menjadi penyebab kematian utama di antaranya yang terjadi pada anak-anak di daerah tersebut.

 

September 11, 2009 Posted by | macam dan jenis penyakit | | Tinggalkan komentar

CHIKUNGUNYA

Chikungunya adalah sejenis demam virus yang disebabkan alphavirus yang disebarkan oleh gigitan nyamuk dari spesies Aedes aegypti. Namanya berasal dari sebuah kata dalam bahasa Makonde yang berarti “yang melengkung ke atas”, merujuk kepada tubuh yang membungkuk akibat gejala-gejala arthritis penyakit ini.

Chikungunya berasal dari bahasa Swahili berdasarkan gejala pada penderita, yang berarti (posisi tubuh) meliuk atau melengkung (that which contorts or bends up), mengacu pada postur penderita yang membungkuk akibat nyeri sendi hebat (arthralgia). Nyeri sendi ini menurut lembar data keselamatan (MSDS) Kantor Keamanan Laboratorium Kanada, terutama terjadi pada lutut, pergelangan kaki serta persendian tangan dan kaki. Selain kasus demam berdarah yang merebak di sejumlah wilayah Indonesia, masyarakat direpotkan pula dengan kasus Chikungunya. Gejala penyakit ini termasuk demam mendadak yang mencapai 39 derajat C, nyeri pada persendian terutama sendi lutut, pergelangan, jari kaki dan tangan serta tulang belakang yang disertai ruam (kumpulan bintik-bintik kemerahan) pada kulit. Terdapat juga sakit kepala, conjunctival injection dan sedikit fotofobia.Tidak terdapat sebarang rawatan khusus bagai Chikungunya. Penyakit ini biasanya dapat membatasi diri sendiri dan akan sembuh sendiri. Perawatan berdasarkan gejala disarankan setelah mengetepikan penyakit-penyakit lain yang lebih berbahaya.
Penyebab Chikungunya

Penyebab penyakit ini adalah sejenis virus, yaitu Alphavirus dan ditularkan lewat nyamuk Aedes aegypti. Nyamuk yang sama juga menularkan penyakit demam berdarah dengue. Meski masih “bersaudara” dengan demam berdarah, penyakit ini tidak mematikan. Penyakit Chikungunya disebarkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Apakah penyakit ini juga disebabkan virus dengue? Lalu, apa bedanya dengan DBD dan bagaimana membedakannya? Penyakit Chikungunya disebabkan oleh sejenis virus yang disebut virus Chikungunya. virus Chikungunya ini masuk keluarga Togaviridae, genus alphavirus. Sejarah Chikungunya di Indonesia Penyakit ini berasal dari daratan Afrika dan mulai ditemukan di Indonesia tahun 1973.

Chikungunya di Indonesia

Penyakit ini pertama sekali dicatat di Tanzania, Afrika pada tahun 1952, kemudian di Uganda tahun 1963. Di Indonesia, kejadian luar biasa (KLB) Chikungunya dilaporkan pada tahun 1982, Demam Chikungunya diindonesia dilaporkan pertama kali di Samarinda, kemudian berjangkit di Kuala Tungkal, Martapura, Ternate, Yogyakarta (1983),Muara Enim (1999), Aceh dan Bogor (2001). Sebuah wabah Chikungunya ditemukan di Port Klang di Malaysia pada tahun 1999, selanjutnya berkembang ke wilayah-wilayah lain. Awal 2001, kejadian luar biasa demam Chikungunya terjadi di Muara Enim, Sumatera Selatan dan Aceh. Disusul Bogor bulan Oktober. Setahun kemudian, demam Chikungunya berjangkit lagi di Bekasi (Jawa Barat), Purworejo dan Klaten (Jawa Tengah). Diperkirakan sepanjang tahun 2001-2003 jumlah kasus Chikungunya mencapai 3.918. dan tanpa kematian yang diakibatkan penyakit ini

Gejala Penderita Chikungunya

Gejala utama terkena penyakit Chikungunya adalah tiba-tiba tubuh terasa demam diikuti dengan linu di persendian. Bahkan, karena salah satu gejala yang khas adalah timbulnya rasa pegal-pegal, ngilu, juga timbul rasa sakit pada tulangtulang, ada yang menamainya sebagai demam tulang atau flu tulang. Gejala-gejalanya memang mirip dengan infeksi virus dengue dengan sedikit perbedaan pada hal-hal tertentu. virus ini dipindahkan dari satu penderita ke penderita lain melalui nyamuk, antara lain Aedes aegypti. virus yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti ini akan berkembang biak di dalam tubuh manusia. virus menyerang semua usia, baik anak-anak maupun dewasa di daerah endemis. Secara mendadak penderita akan mengalami demam tinggi selama lima hari, sehingga dikenal pula istilah demam lima hari. Pada anak kecil dimulai dengan demam mendadak, kulit kemerahan. Ruam-ruam merah itu muncul setelah 3-5 hari. Mata biasanya merah disertai tanda-tanda seperti flu. Sering dijumpai anak kejang demam. Pada anak yang lebih besar, demam biasanya diikuti rasa sakit pada otot dan sendi, serta terjadi pembesaran kelenjar getah bening. Pada orang dewasa, gejala nyeri sendi dan otot sangat dominan dan sampai menimbulkan kelumpuhan sementara karena rasa sakit bila berjalan. Kadang-kadang timbul rasa mual sampai muntah. Pada umumnya demam pada anak hanya berlangsung selama tiga hari dengan tanpa atau sedikit sekali dijumpai perdarahan maupun syok. Bedanya dengan demam berdarah dengue, pada Chikungunya tidak ada perdarahan hebat, renjatan (shock) maupun kematian


Chikungunya tidak menyebabkan kematian / kelumpuhan

Dengan istirahat cukup, obat demam, kompres, serta antisipasi terhadap kejang demam, penyakit ini biasanya sembuh sendiri dalam tujuh hari. Tidak Menyebabkan Kematian atau Kelumpuhan ! Masih banyak anggapan di kalangan masyarakat, bahwa demam Chikungunya atau flu tulang atau demam tulang sebagai penyakit yang berbahaya, sehingga membuat panik. Tidak jarang pula orang meyakini bahwa penyakit ini dapat mengakibatkan kelumpuhan. Memang, sewaktu virus berkembang biak di dalam darah, penderita merasa nyeri pada tulang-tulangnya terutama di seputar persendian sehingga tidak berani menggerakkan anggota tubuh. Namun, perlu diperhatikan bahwa hal ini bukan berarti terjadi kelumpuhan. Melainkan lebih dari sekedar keengganan si penderita melakukan gerakan karena rasa ngilu pada persendian. Masa inkubasi dari demam Chikungunya dua sampai empat hari. Manifestasi penyakit berlangsung tiga sampai 10 hari. virus ini termasuk self limiting disease alias hilang dengan sendirinya. Namun, rasa nyeri masih tertinggal dalam hitungan minggu sampai bulan. Tak ada vaksin maupun obat khusus untuk Chikungunya. Cukup minum obat penurun panas dan penghilang rasa sakit yang bisa dibeli di warung. Yang penting cukup istirahat, minum dan makanan bergizi. virus ini termasuk self limiting disease alias hilang dengan sendirinya. Walau demikian, rasa nyeri masih akan tertinggal dalam hitungan minggu sampai bulan. Jadi, jangan panic dulu apabila terdapat anggota keluarga yang menderita penyakit ini, sebab tidak sampai menyebabkan kematian. Serta ngilu pada persendian itu tidaklah menyebabkan kelumpuhan. Penderita bisa menggerakkan tubuhnya seperti sedia kala. Dokter biasanya hanya memberikan obat penghilang rasa sakit dan demam atau golongan obat yang dikenal dengan obat-obat flu serta vitamin untuk penguat daya tahan tubuh. Sebagian orang mengatakan penyakit ini bisa diatasi dengan mengonsumsi jus buah segar, benarkah? Bagi penderita sangat dianjurkan makan makanan yang bergizi, cukup karbohidrat dan terutama protein serta minum sebanyak mungkin. Perbanyak mengkonsumsi buah-buahan segar. Sebaiknya minum jus buah segar. Setelah lewat lima hari, demam akan berangsur-angsur reda, rasa ngilu maupun nyeri pada persendian dan otot berkurang, dan penderitanya akan sembuh seperti semula. vitamin peningkat daya tahan tubuh juga bermanfaat untuk menghadapi penyakit ini. Selain vitamin, makanan yang mengandung cukup banyak protein dan karbohidrat juga meningkatkan daya tahan tubuh. Daya tahan tubuh yang bagus dan istirahat cukup bisa membuat rasa ngilu pada persendian cepat hilang. Minum banyak air putih juga disarankan untuk menghilangkan gejala demam. Bagaimana cara menghindari penyakit ini?

Cara menghindari Chikungunya
Cara menghindari penyakit ini adalah dengan membasmi nyamuk pembawa virusnya. Ternyata nyamuk ini punya kebiasaan unik. Pertama, Mereka senang hidup dan berkembang biak di genangan air bersih seperti bak mandi, vas bunga, dan juga kaleng atau botol bekas yang menampung air bersih. Kedua, Serangga bercorak hitam putih ini juga senang hidup di benda-benda yang menggantung seperti baju-baju yang ada di belakang pintu kamar. Ketiga, nyamuk ini sangat menyukai tempat yang gelap dan pengap. Mengingat penyebar penyakit ini adalah nyamuk Aedes aegypti maka cara terbaik untuk memutus rantai penularan adalah dengan memberantas nyamuk tersebut, sebagaimana sering disarankan dalam pemberantasan penyakit demam berdarah dengue. Insektisida yang digunakan untuk membasmi nyamuk ini adalah dari golongan malation, sedangkan themopos untuk mematikan jentik-jentiknya. malation dipakai dengan cara pengasapan, bukan dengan menyemprotkan ke dinding. Hal ini karena Aedes aegypti tidak suka hinggap di dinding, melainkan pada benda-benda yang menggantung.

Namun, pencegahan yang murah dan efektif untuk memberantas nyamuk ini adalah dengan cara menguras tempat penampungan air bersih, bak mandi, vas bunga dan sebagainya, paling tidak seminggu sekali, mengingat nyamuk tersebut berkembang biak dari telur sampai menjadi dewasa dalam kurun waktu 7-10 hari. Halaman atau kebun di sekitar rumah harus bersih dari benda-benda yang memungkinkan menampung air bersih, terutama pada musim hujan seperti sekarang. Pintu dan jendela rumah sebaiknya dibuka setiap hari, mulai pagi hari sampai sore, agar udara segar dan sinar matahari dapat masuk, sehingga terjadi pertukaran udara dan pencahayaan yang sehat. Dengan demikian, tercipta lingkungan yang tidak ideal bagi nyamuk tersebut. Bisakah seseorang terserang penyakit ini berkali-kali? Kabar baiknya, penyakit ini sulit menyerang penderita yang sama. Sebabnya, pada tubuh penderita akan membentuk antibodi yang akan membuat mereka kebal terhadap wabah penyakit ini di kemudian hari. Dengan demikian, kecil kemungkinan bagi mereka untuk kena lagi.

 

September 11, 2009 Posted by | macam dan jenis penyakit | | 2 Komentar

Campak

Penyakit Campak (Rubeola, Campak 9 hari, measles) adalah suatu infeksi virus yang sangat menular, yang ditandai dengan demam, batuk, konjungtivitis (peradangan selaput ikat mata/konjungtiva) dan ruam kulit. Penyakit ini disebabkan karena infeksi virus campak golongan Paramyxovirus.

Penularan infeksi terjadi karena menghirup percikan ludah penderita campak. Penderita bisa menularkan infeksi ini dalam waktu 2-4 hari sebelum rimbulnya ruam kulit dan 4 hari setelah ruam kulit ada.
Sebelum vaksinasi campak digunakan secara meluas, wabah campak terjadi setiap 2-3 tahun, terutama pada anak-anak usia pra-sekolah dan anak-anak SD. Jika seseorang pernah menderita campak, maka seumur hidupnya dia akan kebal terhadap penyakit ini.
Penyebab

Campak, rubeola, atau measles Adalah penyakit infeksi yang sangat mudah menular atau infeksius sejak awal masa prodromal, yaitu kurang lebih 4 hari pertama sejak munculnya ruam. Campak disebabkan oleh paramiksovirus ( virus campak). Penularan terjadi melalui percikan ludah dari hidung, mulut maupun tenggorokan penderita campak (air borne disease ). Masa inkubasi adalah 10-14 hari sebelum gejala muncul.

Kekebalan terhadap campak diperoleh setelah vaksinasi, infeksi aktif dan kekebalan pasif pada seorang bayi yang lahir ibu yang telah kebal (berlangsung selama 1 tahun). Orang-orang yang rentan terhadap campak adalah: – bayi berumur lebih dari 1 tahun – bayi yang tidak mendapatkan imunisasi – remaja dan dewasa muda yang belum mendapatkan imunisasi kedua.

Gejala

Gejala mulai timbul dalam waktu 7-14 hari setelah terinfeksi, yaitu berupa: – Panas badan – nyeri tenggorokan – hidung meler ( Coryza ) – batuk ( Cough ) – Bercak Koplik – nyeri otot – mata merah ( conjuctivitis )2-4 hari kemudian muncul bintik putih kecil di mulut bagian dalam (bintik Koplik). Ruam (kemerahan di kulit) yang terasa agak gatal muncul 3-5 hari setelah timbulnya gejala diatas. Ruam ini bisa berbentuk makula (ruam kemerahan yang mendatar) maupun papula (ruam kemerahan yang menonjol). Pada awalnya ruam tampak di wajah, yaitu di depan dan di bawah telinga serta di leher sebelah samping. Dalam waktu 1-2 hari, ruam menyebar ke batang tubuh, lengan dan tungkai, sedangkan ruam di wajah mulai memudar.
Pada puncak penyakit, penderita merasa sangat sakit, ruamnya meluas serta suhu tubuhnya mencapai 40° Celsius. 3-5 hari kemudian suhu tubuhnya turun, penderita mulai merasa baik dan ruam yang tersisa segera menghilang.
Demam, kecapaian, pilek, batuk dan mata yang radang dan merah selama beberapa hari diikuti dengan ruam jerawat merah yang mulai pada muka dan merebak ke tubuh dan ada selama 4 hari hingga 7 hari.

Komplikasi

Pada anak yang sehat dan gizinya cukup, campak jarang berakibat serius. Beberapa komplikasi yang bisa menyertai campak:
Infeksi bakteri : Pneumonia dan Infeksi telinga tengah
Kadang terjadi trombositopenia (penurunan jumlah trombosit), sehingga pendeita mudah memar dan mudah mengalami perdarahan Ensefalitis (inteksi otak) terjadi pada 1 dari 1,000-2.000 kasus

Diagnosa

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan ruam kulit yang khas.
Pemeriksaan lain yang mungkin perlu dilakukan: – pemeriksaan darah, pemeriksaan darah tepi – pemeriksaan Ig M anti campak – Pemeriksaan komplikasi campak :
enteritis
Ensephalopati,
Bronkopneumoni

Pengobatan

Tidak ada pengobatan khusus untuk campak. Anak sebaiknya menjalani tirah baring. Untuk menurunkan demam, diberikan asetaminofen atau ibuprofen. Jika terjadi infeksi bakteri, diberikan antibiotik

Pencegahan

Vaksin campak merupakan bagian dari imunisasi rutin pada anak-anak. Vaksin biasanya diberikan dalam bentuk kombinasi dengan gondongan dan campak Jerman (vaksin MMR/mumps, measles, rubella), disuntikkan pada otot paha atau lengan atas.
Jika hanya mengandung campak, vaksin dibeirkan pada umur 9 bulan. Dalam bentuk MMR, dosis pertama diberikan pada usia 12-15 bulan, dosis kedua diberikan pada usia 4-6 tahun.
selain itu penderita juga harus disarankan untuk istirahat minimal 10 hari dan makan makanan yang bergizi agar kekebalan tubuh meningkat.

Tempoh pengeraman

Waktu terdedah sampai kena penyakit: Kira-kira 10 sampai 12 hari sehingga gejala pertama, dan 14 hari sehingga ruam muncul. Imunisasi (MMR) pada usia 12 bulan dan 4 tahun. Orang yang dekat dan tidak mempunyai kekebalan seharusnya tidak menghadiri sekolah atau bekerja selama 14 hari.

Tempoh pengasingan yang disarankan
Dianjurkan selama sekurang-kurangnya 4 hari setelah ruam muncul.

 

September 11, 2009 Posted by | macam dan jenis penyakit | | Tinggalkan komentar

CACAR AIR

Penderita cacar air Hampir semua orang di Indonesia pernah mengalami cacar air. Katanya sich, sekali orang pernah mengalami penyakit ini, seumur hidup dia akan kebal terhadapnya. Katanya juga, lebih baik kita kena di waktu kecil, daripada setelah dewasa. Karena bekas-bekasnya akan lebih mudah hilang. Katanya juga, cacar air lebih cepat bersih kalau minum air kelapa. Nah,.. apa semua itu benar?
Apa itu cacar air ?
Cacar air dalam istilah kedokteran disebut dengan varisela yaitu suatu infeksi akut yang menyerang kulit dan juga mukosa tubuh seperti selaput lendir mata, mulut dan saluran pernafasan.

Penyebabnya ?
Infeksi ini disebabkan oleh virus varisela-zoster yang ditularkan melalui udara dan kontak langsung dari penderita, sejak 7 hari mulai dari hari pertama timbulnya bruntus pada kulit penderita maka penderita dapat menularkan virus yang ada di bruntus tersebut. Infeksi ini dapat tersebar luas dan terutama menyerang anak-anak atau mereka yang daya tahan tubuhnya sedang turun atau lemah.

Gejala klinis

Gejala awal yang dirasakan penderita umumnya berupa demam yang tidak terlalu tinggi, lesu dan lemah serta nyeri kepala, sesudah itu baru timbul lesi kulit yang berupa bruntus-bruntus kemerahan, dalam beberapa jam bruntus-bruntus tersebut akan berubah menjadi bruntus yang berisi cairan dengan bentuk yang khas seperti tetesan embun. Bila terinfeksi oleh bakteri bruntus tersebut dapat berisi nanah yang dapat pecah dan mengering menjadi keropeng.
Mulanya bruntus-bruntus timbul dibadan dan menyebar ke wajah, lengan dan kaki, lesi dapat pula timbul di selaput lendir mata sehingga tampak kemerahan dan berair, dimulut yang akan tampak seperti sariawan atau di saluran pernafasan yang timbul berupa batuk atau susah bernafas. Penyakit ini biasanya disertai rasa gatal.

Pengobatan
Harus diupayakan agar bruntus tidak pecah secara dini untuk mencegah infeksi sekunder oleh bakteri dengan cara diberikan bedak yang mengandung zat anti gatal (mentol dan kamfora) seperti bedak salycil. Dokter biasanya akan memberikan obat antivirus serta obat-obat yang dapat mengurangi gejala pedih dan gatal yang dirasakan penderita. Umumnya jaringan parut yang timbul pada kulit akan sangat sedikit jika perawatan yang dilakukan teliti dan kebersihan kulit tetap dijaga.
Apabila seseorang terkena cacar maka didalam tubuhnya akan terbentuk antibody yaitu semacam zat kebal yang dapat mengenali dan menghancurkan serangan virus berikutnya, oleh sebab itulah maka bila seseorang pernah menderita cacar sebelumnya maka kecil kemungkinan ia akan menderita cacar lagi dikemudian hari kecuali bila daya tahan tubuhnya sangat menurun sekali seperti pada penderita aids.

Karena penyakit cacar ini disebabkan oleh virus maka pengobatan yang utama adalah dengan antivirus namun obat ini harganya cukup mahal dan harus diberikan pada saat bruntus-bruntus yang ada baru muncul karena pada saat itu virus berada dalam fase pembelahan diri dan dapat dihilangkan dengan obat antivirus. Apabila bruntus-bruntus telah banyak dan menyebar biasanya obat antivirus tidak banyak memberikan hasil.
Bila kita dapat mencegah pertumbuhan kuman dan terbentuknya bruntus yang lebih banyak tentu saja hal ini mempercepat proses penyembuhan dan baik secara kosmetik namun tentu jumlah antibodi yang terbentuk tidak terlalu banyak sehingga kemungkinan seeorang terkena kembali menjadi lebih besar namun sebenarnya hal ini lebih baik secara medis karena apabila penyakit ini dibiarkan dikhawatirkan timbul komplikasi yang lebih parah seperti radang otak, pneumonia dan radang telinga, terutama bila menyerang pada ibu hamil dapat meyebabkan kecacatan pada janin dan keguguran.
Setelah masa penyembuhan varicella, dapat dilanjutkan dengan perawatan bekas luka yang ditimbulkan dengan banyak mengkonsumsi air mineral untuk menetralisir ginjal setelah mengkonsumsi obat. Konsumsi vitamin C plasebo ataupun yang langsung dari buah-buahan segar seperti juice jambu biji, juice tomat dan anggur. Vitamin E untuk kelembaban kulit bisa didapat dari plasebo, minuman dari lidah buaya, ataupun rumput laut. Penggunaan lotion yang mengandung pelembab ekstra saat luka sudah benar- benar sembuh diperlukan untuk menghindari iritasi lebih lanjut.

Yang dapat anda lakukan:
* Tinggal terus di rumah sampai penyakit tidak lagi menular, misalnya satu minggu setelah krusta hilang sendiri.
* Minum obat anti demam/panas.
* Jangan menggaruk/mengelupas krusta karena akan menimbulkan jaringan parut.
* Periksa dokter bila diagnos kurang jelas.

Tindakan dokter untuk anda:
* Memastikan Diagnosa.
* Mengobati dengan tablet anti virus, yang akan efektif bila dimulai dalam 24 jam setelah timbul gatal-gatal.
* Mengobati komplikasi, bila perlu.

Pencegahan
Bila salah seorang anggota keluarga terkena maka ia harus diisolasikan dari anggota keluarga yang lain terutama dalam 7 hari pertama karena dapat menularkan virus yang ada. Anggota keluarga yang harus dijaga dari penularan khususnya adalah anak-anak (karena lebih mudah tertular) dan ibu hamil terutama hamil kurang dari 3 bulan karena apabila terinfeksi dapat menimbulkan kelainan bawaan pada bayi yang dikandungnya dan bila terkena pada beberapa hari menjelang kelahiran maka bayi yang lahir dapat menderita cacar air juga.
Imunisasi tersedia bagi anak-anak yang berusia lebih dari 12 bulan. Imunisasi ini dianjurkan bagi orang di atas usia 12 tahun yang tidak mempunyai kekebalan.Penyakit ini erat kaitannya dengan kekebalan tubuh.

 

September 11, 2009 Posted by | macam dan jenis penyakit | | Tinggalkan komentar

CACINGAN

 

Kecacingan, atau cacingan dalam istilah sehari-hari, adalah kumpulan gejala gangguan kesehatan akibat adanya cacing parasit di dalam tubuh.

Penyebab kecacingan yang populer adalah cacing pita, cacing kremi, dan cacing tambang. Biasanya cacing bisa dengan mudah menular

Waktu pengeraman
Waktu terekspos sampai nampak tanda penyakit beberapa minggu.

Gejala
Pantat gatal, merupakan salah satu gejala untuk jenis cacing Enterobius vermicularis. Pada spesies cacing ini, indung cacing keluar dari lubang anus, biasanya di malam hari ketika kita tidur, dan meletakkan telurnya di daerah peri-anal (sekeliling anus). Dengan menggunakan selotip, contoh telur-telur dapat diambil dan dapat dilihat dengan bantuan mikroskop untuk diagnosa.Waktu pengasingan yang disarankanTidak perlu.

Pencegahan
Cacingan bisa dicegah dengan mencuci badan, terutama tangan dan kaki dengan air dan sabun dengan bersih.
Saat salah satu anggota keluarga terkena cacingan, maka semua orang di rumah harus dirawat. Seprai, handuk dan pakaian yang dipakai pada dua hari sebelumnya harus dicuci dengan dengan air hangat dan detergen.

 

September 11, 2009 Posted by | macam dan jenis penyakit | | Tinggalkan komentar

BATUK REJAN

Penyakit Batuk rejan atau juga dikenali sebagai “pertusis” atau dalam bahasa Inggris Whooping Cough adalah satu penyakit menular. Di dunia terjadi sekitar 30 sampai 50 juta kasus per tahun, dan menyebabkan kematian pada 300.000 kasus (data dari WHO). Penyakit ini biasanya terjadi pada anak berusia di bawah 1 tahun. 90 persen kasus ini terjadi di negara berkembang, penyakit ini biasanya diakibatkan oleh bacterium Bordetella namun tidak jarang diakibatkan oleh B. parapertussis

Masa Inkubasi
Waktu terekspos sampai nampak tanda penyakit 3 sampai 12 hari.
Gejala
Biasanya dimulai dengan gejala ISPA ringan seperti batuk, bersin dan cairan hidung keluar terus menerus (pada stadium catarrhal) kemudian sesudah 1 minggu sampai 2 minggu dilanjutkan dengan batuk yg terus menerus namun diikuti masa dimana ada jeda batuk (stadium paroxysmal). Batuk ini mungkin dapat diikuti dengan adanya muntah, hal ini disebabkan rasa mual yg diderita, dan pada anak kecil dimana reflek fisiologis yg belum terbentuk secara sempurna maka akan menimbulkan muntah, hal ini tidak jarang membawa ke arah malnutrisi. Batuk ini dapat di picu oleh menguap, tertawa atau berteriak, dan akan berkurang sesudah 1 sampai 2 bulan. Komplikasi yg dapat mengikuti keadaan ini adalah pneumonia, encephalitis, hipertensi pada paru, dan infeksi bakterial yg mengikuti.

Penularan
pertusis menular melalui droplet batuk dari pasien yg terkena penyakit ini dan kemudian terhirup oleh orang sehat yg tidak mempunyai kekebalan tubuh, antibiotik dapat diberikan untuk mengurangi terjadinya infeksi bakterial yg mengikuti dan mengurangi kemungkinan memberatnya penyakit ini (sampai pada stadium catarrhal) sesudah stadium catarrhal antibiotik tetap diberikan untuk mengurangi penyebaran penyakit ini, antibiotik juga diberikan pada orang yg kontak dengan penderita, diharapkan dengan pemberian seperti ini akan mengurangi terjadinya penularan pada orang sehat tersebut.
Pengobatan
Jika penyakitnya berat, penderita biasanya dirawat di rumah sakit. Mereka ditempatkan di dalam kamar yang tenang dan tidak terlalu terang. Keributan bisa merangsang serangan batuk. Bisa dilakukan pengisapan lendir dari tenggorokan. Pada kasus yang berat, oksigen diberikan langsung ke paru-paru melalui selang yang dimasukkan ke trakea. Untuk menggantikan cairan yang hilang karena muntah dan karena bayi biasanya tidak dapat makan akibat batuk, maka diberikan cairan melalui infus. Gizi yang baik sangat penting, dan sebaiknya makanan diberikan dalam porsi kecil tetapi sering. Untuk membasmi bakteri, biasanya diberikan antibiotik eritromycin.
Prognosis
Sebagian besar penderita mengalami pemulihan total, meskipun berlangsung lambat. Sekitar 1-2% anak yang berusia dibawah 1 tahun meninggal. Kematian terjadi karena berkurangnya oksigen ke otak (ensefalopati anoksia) dan bronkopneumonia.
pencegahan
Imunisasi pada usia 2, 4, 6, dan 18 bulan dan 4-6 tahun. Diharapkan kemugkinan terkenanya pertusis akan makin rendah dengan diberikan nya imunisasi, dan gejala penyakit pun tidak akan seberat kalau tanpa diberikannya imunisasi.

 

September 11, 2009 Posted by | macam dan jenis penyakit | , | Tinggalkan komentar

ASURANSI MARITIM

Dalam sebuah pelayaran sering kali kita berhadapan dengan cuaca yg kurang bagus. walaupun saat di pelabuhan pemberangkatan semua cargo sudah di lashing dengan baik pintu pintu kedap air dan pelengkapan yg lain telah di aman kan, tetapi di karenakan cuaca yg buruk sehingga menghambat jalananya pelayaran kita. bisa saja. lashingan yg sudah kuat akan terbuka dan otomatis barang muatan akan bergerak sehingga menimbulkan kerusakan pada kapal dan muatan. jika terjadi peristiwa macam ini yang harus kita siapkan adalah  dokumen penyangga atau sebagai back up kita saat tiba di pelabuhan singgah.
sudah jelas pemilik barang akan mengklaim perusahaan kita atau perusahaan akan menklaim pihak asuransi, buat apa dong kita membayar asuransi kalau tidak bisa dimanfaatkan saat kejadian seperti ini. perusahaan pun akan meminta penjelasan tetang kehilangan atau kerusakan barang tersebut.agar pihak asuransi mau membayar kerugian kerugian yg terjadi selama dlm pelayaran,  ada beberapa dokument yg harus di siapkan,
Dokumen apa saja si , yang wajib dilampirkan dalam mengajukan klaim atas Partial Loss utk kapal

Dokumen dalam mengajukan claim Partial Loss adalah :

1- Polis asli, endorsemen, ini sudah ada dalam lampiran dokumen  tugas yg harus kital buat adalah note of protes di karenakan keadaan cuaca yg buruk, jelaskan juga dalam statement of fact dengan detail yg kita ambil dari catatan buku harian kapal.

2- jika barang rusak buatkan juga Damage report of cargo, catatan khusus untuk pengecekan barang atau juga check list/ daily report di ikut sertakan. dan jika pihak asuransi sudah datang mereka akan membuatkan survey report tentang cargo yg bermasalah tadi.
3- Letter Of subrogation.
4- Biaya bunker, biaya dok, biaya perbaikan sementara, biaya koresponden

jika sampai kapal kita naik dok maka ada tambahan dokument lainya.
Dokumen yang wajib dilampirkan adalah:

1.Kisah kapal
2.Log book dek
3. Log book mesin
4. Buku olah gerak kapal
5. Surat ijin berlayar
6. Sertifikat kapal
7. P&I Club
8. H&M Insurance

Dan dukumen apa saja yang digunakan guna pengajuan klaim, Particular average untuk muatan?

1. Dokumen utk Particular Average untuk muatan ialah:
2- Polis asli
3- Non Delivery Cargo Report
4- Daftar Harga
5- Laporan gudang Asli
6- Tembusan surat tuntutan kepada pihak kapal

dari kisah yg di atas betapa penting Asuransi itu , asuransi bukan hanya milik kapal yg wajib di miliki tapi para navigator, awak kapal bahkan keluarga di rumah harus di miliki, di saat terjadi peristiwa yg tak kita inginkan di sini kita membutukan asuransi. kembali mengenai kapal, Apakah si manfaatnya  Asuransi Angkutan Laut bagi Perusahaan Pelayaran maupun Cargo Owner:

a. Memberi rasa aman bagi pengusaha karena telah digusur kepada asuransi
b. Menambah efisiensi bagi perusahaan
c. Memmungkinkan pemberian kredit
d. Memungkinkan penanaman modal
e. Memungkinkan harga –harga jadi stabil

penjelasan di atas hanya sebagian pokok dasar saja, yg wajib kita ketahui di karenakan lingkup kerja kita di bidang perlayaran yg menuntut akan hal itu.

 

September 11, 2009 Posted by | hukum international | | 2 Komentar

AMBEIEN/WASIR

Semua penyakit memang sulit untuk di hindari jika tiba waktunya, dia pasti datang. selama aku kerja dan  kumpul dgn kawan kawan sesama pelaut di atas kapal  banyak ku dapatkan dari mereka  yg  terkena dengan penyakit ini. mungkin kerjanya  terlalu berat buat ABK atau mungkin juga kebanyakan duduk  buat perwira prwiwa diatas kapal saat melaksanakan dinas jaga laut atau mungkin juga karena hal yg lainnya. untuk mengenal lebih jelas lagi tetang ambeien maka aku jabarkan di bawah agar dapat bermanfaat buat para pelaut.
AMBEIEN / WASIR
Apa itu ambeien/wasir? Apa penyebabnya? Gejala klinis, Pengobatan, Pencegahan

Masih ingat iklan di televisi dimana seseorang melubangi tempat duduknya? Ya… siapa yang tahan duduk berlama-lama bila terkena wasir. Walaupun tempat duduknya adalah merek terkenal, dengan jargon ‘Kalau sudah duduk lupa berdiri’.

Apa itu Ambeien / Wasir ?

Ambeien atau wasir dalam istilah kedokteran disebut dengan hemorhoid yaitu suatu kondisi dimana terdapat pelebaran pada pembuluh darah didaerah anus. Pelebaran pembuluh ini umumnya terjadi karena kebiasaan penderita yang sering sulit buang air besar akibat feses yang keras. Sehingga setiap kali buang air besar penderita harus mengejan sehingga meningkatkan tekanan didalam perut yang juga mendorong pelebaran pada pembuluh darah. Feses yang keras tersebut disebabkan oleh pla diet penderita yang tidak seimbang yaitu rendah serat dan tinggi karbohidrat serta lemak.

Rectum dan Anus

Apa penyebabnya ?
Keturunan, anatomi pembuluh daerah anus, diet tidak seimbang, faktor pekerjaan (yang dapat meningkatkan tekanan dalam perut), psikis dan usia (ketuaan) merupakan faktor-faktor resiko penyebab ambeien. Umumnya faktor yang menyebabkan terjadinya ambeien merupakan gabungan dari beberapa faktor resiko diatas.
Pada seseorang yang sebelumnya telah menderita ambeien maka apabila ia mengalami kehamilan hal ini akan dapat mempengaruhi penyakitnya tersebut karena adanya penambahan beban diperut dan juga peningkatan tekanan dalam perut, apabila pelebaran pembuluh darah yang telah ada bertambah besar dengan kehamilan dan dikhawatirkan dapat menghalangi poses persalinan normal maka biasanya diambil tindakan operasi caesar. Demikian pula pada ibu-ibu yang sebelum kehamilan tidak menderita ambeien maka setelah proses melahirkan ia dapat juga menderita penyakit ini karena tekanan yang dialami selama hamil dan selama proses melahirkan, hal ini banyak terjadi pada mereka yang selama hamil mengalami peningkatan berat badan yang sangat banyak dan proses melahirkan yang lama sehingga membutuhkan mengedan yang lama dan panjang.

Gejala Klinis
Gejala klinis yang nyata adalah perdarahan, darah yang keluar berwarna merah segar, tidak bercampur dengan feses. Bila ambeien tersebut bertambah besar maka dapat terjadi penonjolan keluar dari pembuluh darah yang melebar tersebut. Pada awalnya biasanya penonjolan tersebut dapat masuk seendiri kedalam lubang anus namun pada tahap lanjut penderita harus memasukkan sendiri penonjolan tersebut dengan jarinya. Dan akhirnya sampai pada suatu keadaan dimana penonjolan tidak dapat dimasukkan kembali. Kulit di daerah anus dapat mengalami iritasi dan menimbulkan rasa nyeri.

Pengobatan
Kebanyakan penderita ambeien di tahap awal (belum terjadi penonjolan pembuluh darah keluar anus) dapat diobati dengan tindakan lokal dan anjuran untuk memperhatikan dietnya. Dokter akan memberikan obat yang berbentuk peluru yang harus dimasukkan kedalam anus, obat itu bertujuan untuk mengurangi peradangan yang terjadi, membantu mengecilkan pembuluh darah yang melebar dan mengurangi rasa nyeri yang timbul.
Bila dengan pengobatan tidak ada perubahan atau bila telah terjadi penonjolan pembuluh darah keluar anus maka harus dilakukan tindakan operatif uuntuk mencegah perdarahan yang lebih hebat dan komplikasi lainnya. Tindakan operatif yang dilakukan bertujuan untuk mengikat dan mengecilkan penonjolan yang terjadi.
Pencegahan
Untuk mencegah terjadinya ambeien maka harus dihindari faktor-faktor yang menjadi penyebabnya misalnya obstipasi (susah buang air basar), banyak mengkonsumsi diet rendah lemak, banyak mengkonsumsi buah dan sayur, dan minum air minimal 8 gelas perhari. Perlu juga untuk menghindari makanan yang sangat merangsang usus seperti makanan yang pedas atau yang terlalu asam.

 

September 11, 2009 Posted by | macam dan jenis penyakit | | Tinggalkan komentar