Info Kapal

Ridwan Garcia blog

Mengenal Alat Bantu Navigasi “Radar”

Jam 23:05 lct  baru saja check email. akul  lihat ada kiriman video dari Capt Hadi Supriyono MM  Mar.  tadi belum ada niat mau posting yg baru. tapi karena belum juga mau tidur “ya sudah de”.. gue terusin aja ngeblog dulu sebentar. maklum cuaca lagi jelek kalau musim dingin sudah pasti berombak besar. kembali ke pokok awal  bicara tentang bridge equipment salah satunya yg paling penting adalah Radar. sebagai mana kita ketahui alat yg paling vital sekali dalam pelayaran. apalagi pembajakan kapal laut  lagi meningkat. buat rekan rekan yg mau berlayar dari asia ke middle east atau ke eropa via suez channal hati hati di daerah indian ocean dan perairan somalia. peringatan dini buat semua pelaut untuk extra look out di daera sekitar sekitarnya. kembali keradar aku mau jelas beberapa point dan di bawah tulisanku. plus di lengkapi video tentang radar untuk mengingatkan dan menamba wawasan kita juga.

Apa si Radar ?.(yang dalam bahasa Inggris merupakan singkatan dari Radio Detection and Ranging, yang berarti deteksi dan penjarakan radio) adalah suatu sistem gelombang elektromagnetikyang berguna untuk mendeteksi, mengukur jarak Konsep radar adalah mengukur jarak dari sensor ke target. Ukuran jarak tersebut didapat dengan cara mengukur waktu yang dibutuhkan gelombang elektromagnetik selama penjalarannya mulai dari sensor ke target dan kembali lagi ke sensor.

Cara Mengoperasikan Radio Detection And Ranging (RADAR)

Sebuah pemancar Radar kapal maupun di darat akan menghasilkan pulsa-pulsa pendek dari gelombang-gelombang radio, melalui scanner Radar pancaran pulsa-pulsa tersebut diarahkan pada area dan obyek yang berada disekeliling kapal. Jika salah satu gelombang radio dari pulsa-pulsa ini mengenai suatu target misalnya sebuah kapal lain, maka sebagian energi akan dipantulkan oleh kapal tersebut kesegala arah, termasuk dikembalikan kearah kapal yang memancarkan pulsa gelombang radio tersebut. Pulsa yang dikembalikan diterima oleh sntenne Radar, kemudian diproses didalam sebuah C.R.T. ( Cathode Ray Tube ) dari kapal pengirim. Waktu yang diperlukan antara pemancaran dan penerimaan kembali diperhitungkan dengan teliti untuk menentukan jarak target. Keuntungan pesawat Radar dibandingkan dengan pesawat navigasi elektronik yang lain, tidak perlu bekerja sama dengan stasiun Radio Pantai.

Penggunaan pesawat Radar pada prinsipnya adalah untuk :

a. Alat penentu posisi ( position fixing )

b. Alat pencegah tubrukan ( anti collusion )

c. Bernavigasi di alur pelayaran ( piloting )

d. Peringatan terhadap keadaan cuaca ( weather warning )

Pesawat Radar terdiri dari 5 bagian penting yaitu :

1. Transmitter : Sebuah oscilator yang menghasilkan gelombang elektromagnet dengan super High Frequency (SHF), biasanya 3000 sampai 10.000 MHz kadang-kadang sampai 30.000 MHz.

2. Modulator : Untuk mengatur transmitter dalam pengiriman pulsa, kira-kira 500 – 3000 pulsa dipancarkan setiap detik tergantung dari skala jarak yang sedang dipergunakan.

3. Antenne : Suatu Scanner dipergunakan untuk memancarkan pulsa keluar dan menerima kembali signals yang dikembalikan oleh target. Antenne harus ditempatkan cukup tinggi dan dapat berputar dengan rotation rates 15 – 25RPM searah jarum jam (putaran clockwise).

4. Receiver : Menerima signals yang datangnya lemah dan dimodulasi kembali untuk muncul di dalam gambar.

5. Indicator : Sebuah Cathode Ray Tube ( CRT ) berbentuk layar dan dipergunakan untuk navigasi Radar yang dinamakan PPI ( Plan Position Indicator )

untuk lebih jelasnya lihat videonya:

Desember 28, 2010 - Posted by | NAVIGASI |

3 Komentar »

  1. saya kesulitan udah 2 kali naik kapal heading radar selalu menyimpang adakah yang tau cara ngebetulin agar heading radar bisa pas di haluan

    Komentar oleh hendri | Juni 1, 2011 | Balas

    • bother. apakah kapal kamu menggunahkan gyro compass. kalau kamu memakai gyro, kamu bisa perbaiki agar haluan kapal kamu bisa sama dengan haluan radar kita.?…..tapi sebelum kamu perbaiki gyro coba kamu lihat dulu radar kamu memakai arah apa? head up (H/U) atau North up (n/U) kalau hanya system indikasi dari radar cukup di radar.

      tapi jika di gyro kamu harus matikan gyro compass mu dulu…. kamu buka manual gyro compass di sana ada petunjuk bagai mana mensetting arah kedudukan derajat.cara memperbaiki kamu misti buka head cover/penutup gyro. di dalam terdalapat switcht botton yg kecil kecil…. sekitar 12 san kali.. itu di off kan semua. dan lihat display digital yg ter tulis misalnya 270 kamu bisa rubah haluan gyro sama dgn haluan kapal kamu..

      selah kamu ganti sesuai haluan yg kamu mau. kamu hidupkan kembali. untuk menormalkan gyro compas agar stbil kembali membutuka waktu 4 sampai 5 jam di on kan…baru akan normal kembali.

      poin saya coba kamu buka manual book jenis dari gyro compass yg kamu pakai.thanks

      Komentar oleh ridwangarcia | Juni 1, 2011 | Balas

  2. saya melihat isi blog anda sangatlah bagus sekali untuk pelajaran khususunya bagi jurusan nautika pelayaran niaga. klau bisa videonya dilengkapi lagi

    Komentar oleh purbo | Maret 2, 2011 | Balas


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: